Abraham Penerima Injil Pertama
Kitab Kejadian dalam Alkitab dibagi menjadi 3 bagian. Yang pertama adalah dari mulai pasal 1 sampai pasal 2. Di bagian ini berisi tentang Allah menciptakan. Allah disebut Ellohim ketika dihubungkan dengan penciptaan. Bagian kedua dimulai dari pasal 3 sampai dengan pasal 11. Pada bagian ini berisi tentang Ular (Iblis) yang merusak manusia. Dapat kita lihat bahwa Iblis masuk di tengah-tengah hubungan Allah dengan manusia. Pada bagian yang ketiga dimulai dari pasal 12 sampai dengan pasal 50 berisi tentang Allah memanggil manusia. Dalam bagian ini kata Allah ditulis dengan TUHAN atau Yehova. Yehova digunakan saat Allah berhubungan dengan manusia. Arti kata Yehova adalah “Juru Selamat”.
Kita secara keturunan adalah ras Adam, tetapi secara pilihan kita adalah anak Abraham (Yoh 8:37). Dalam Matius 1:1, silsillah Yesus dimulai dari Abraham. Dan dalam Kel 3:6a (Lagi Ia berfirman: "Akulah Allah ayahmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub) juga dimulai dari Abraham. Kenapa demikian? Karena Abraham adalah orang pertama yang menerima Injil (Galatia 3:8). Injil adalah berita tentang AnakNya. Injil ada pertama kali pada Perjanjian Lama, yaitu pada saat TUHAN memanggil Abraham. Injil bagi Abraham adalah akan menjadikan keturunannya menjadi ahli waris (Kejadia 15:1-21), yang dimaksud adalah Yesus sendiri.
Abraham sebenarnya bernama Abram. Abram berarti bapa yang agung. Pada Kejadian 15:6 (Lalu percayalah Abram kepada TUHAN, maka TUHAN memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran) dapat kita lihat bahwa Abram baru percaya kepada TUHAN. Jadi pada pasal-pasal sebelum pasal 15:6, Abram belum percaya penuh kepada TUHAN. Nama Abram berubah menjadi Abraham dimulai dari Kejadian 17:5 (Karena itu namamu bukan lagi Abram, melainkan Abraham, karena engkau telah Kutetapkan menjadi bapa sejumlah besar bangsa). Abraham berarti bapa segala bangsa. Dan pada saat itu juga Tuhan mengadakan perjanjian dengan Abraham. Pada Kejadian 17:10-11 (Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat; haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu), TUHAN memerintahkan Abraham untuk disunat, yaitu dikerat kulit khatannya. Mengerat kulit khatan berarti mengerat daging, ini karena Abraham mempunyai persoalan dengan daging, yaitu ketika Hagar masuk dalam dirinya.
Dalam Galatia 3:14 (Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu.) dijelaskan bahwa oleh iman kita menerima Roh yang dijanjikan kepada Abraham. Roh yang dimaksud adalah Yesus. Dan Roh itu yang memerdekakan kita (2 Korintus 3:17 Sebab Tuhan adalah Roh; y dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan.)
TUHAN telah menjadikan Abraham sebagai bapa segala bangsa. Dialah orang pertama yang menerima Injil. Dan melalui iman kita telah menerima Yesus yang dijanjikan Tuhan kepada Abraham.
(Bible Study 07.11.2014) GMI KURIOS AGUNG
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar